Alpha Canis Majoris | Sajak Khatulistiwa
suatu waktu
ketika hawa dingin berselimut dalam gelapnya malam
ia terbangun dari tidurnya
mencoba untuk tidur kembali
tapi.. nampaknya alam belum mengizinkannya
ia keluar menuju balkon kamarnya
mencoba untuk melihat bintang di malam hari
barangkali ia akan merasa mengantuk kali ini
tampak Sirius yang bersinar terang di langit malam
tidak perduli walaupun jarak memisahkan sejauh 8 tahun cahaya
tetaplah bintang yang bersinar paling terang saat malam
ironis sekali ya..
mirip dengan seseorang yang jauh di sana
datang dan pergi sesuka hati
datang saat ingin
dan pergi meninggalkan goresan rindu yang amat dalam
tanpa tahu
seseorang bernama 'ia' sedang merindukan nya
tanpa tahu
sang 'ia' adalah pengagumnya dalam diam
angin bertiup dengan lembut saat ia tersadar dari lamunannya
ia bergegas kembali ke kamarnya
ingin segera kembali tidur
dan memimpikan mimpi terindah yang pernah ada
Komentar
Posting Komentar